Mainan squishy dilarang di Denmark – satu diantara tes yang sudah dilakukan di situ temukan jika bermainan squishy sarat dengan zat beracun yang beresiko.

squishy adalah bermainan dengan struktur halus dan empuk dengan beraneka macam dan warna bikin gemas ini, banyak dicintai beberapa anak khususnya anak umur prasekolah dan sekolah dasar. Ukuran sampai harumnya juga berbagai ragam, membuat beberapa anak makin ingin meremas-remas dan mengumpulkannya.

Di beberapa kota di Indonesia, squishy dipasarkan di beberapa pojok kota dimulai dari mal-mal besar yang berkilau, pusat belanja grosir, pasar sampai penjual bermainan keliling dengan gerobak. Anda pun bisa secara gampang membeli dengan online.

Baca Juga : Squishy Termahal Di Dunia

Bukan hanya di Indonesia, beberapa anak dari beberapa negara lain menyukai bermainan ini. Beberapa anak di Denmark contohnya.

pemerintahan Denmark mengetes 12 tipe bermainan squishy dilarang dan temukan ke-2 belas bermainan tersebt memiliki kandungan zat beracun termasuk dimethylformamide, xylene, dan metilena klorida.

Berikut Paparan Bahan Kimia itu, Diketahui Bisa Mengakibatkan Beberapa Efek Berikut :

1. Dimethylformamide

bisa mengakibatkan iritasi pada mata dan kulit; masalah mekanisme pernafasan; memunculkan mual, muntah, dan kolik; sampai kerusakan hati.

2. Xylene

bisa memacu Iritasi mata, kulit, hidung, dan kerongkongan; pusing, tingkatkan rasa mengantuk, mengusik fokus dan kekuatan koordinasi; vakuolisasi kornea; anoreksia, mual, muntah, ngilu perut; infeksi kulit.

3. Metilena klorida

dapat mengakibatkan iritasi mata dan kulit; lassitude (kekurangan, kelelahan), memunculkan rasa mengantuk, pusing; kesemutan; sampai mati rasa.

Riset ini mengaitkan jika kandungan zat kimia beresiko dalam bermainan squishy bisa memunculkan dampak negatif kesehatan krusial bila anak kerap ada di dekatnya. Contohnya jika anak kerap tidur dengan bermainan squishy di dekat mereka atau banyak memiliki squishy di dalam kamar mereka.

Walau demikian, tidak seluruh pihak sepakat dengan cara yang diambil pemerintahan Denmark ini. The Toy Industries Eropa (TIE) contohnya.

Bagaimana menurut Anda, Mam? Ingat tidak ada pengetesan pada bermainan squsihy di Indonesia, apa Anda tetap biarkan anak memainkan?